Sekarang ato Nanti…?

Posted: June 24, 2008 in edufiesta, Science

E-Learning ya… sekarang jaa…

 

Belajar!!! Belajar!!!!

 

Kata – kata singkat yang kadang bikin eneg, sebel n pengen muntah !!! (sebenernya dapat diatasi dengan antimo!! Lho?). Belajar identik dengan sekolahan, kampus dan perpus yang notabene penuh dengan buku, setumpuk dan berdebu!! Hiii…

 

Eits … tunggu dulu !!

 

Belajar gak hanya berkutat dengan buku lho! (hati – hati klo jadi kutu buku ntar kejepit buku!! Hihi… Just kidding..). Di jaman yang semakin berkembang mengembang ini, justru semakin memperunik cara belajar!! Gak percaya?

 

Yaks… dengan e-learning!! Apaan tuch!!!

 

E – learning sendiri dimaksudkan sebagai pelaksanaan pendidikan dan latihan jarak jauh. Pelaksanaan e-learning dapat melalui Web, televisi maupun telepon alias Hp (jika ada yang betah – betahin megang ponsel dalam waktu lama ngomong ma pengajarnya… J ) dan lebih cangging lagi dapat pake 3 G  (klo pengen lebih intern ngomong + liat pengajarnya… J). Selain itu juga bisa lewat kaset Tape Recorder ato CD/DVD yang banyak diperjualbelikan di pasar, toko, dan penjual keliling bahkan basar – basar dan pameran yang terkadang memberi potongan diskon.

 

Yang umum dipakai dalam pengaplikasiaannya adalah Web yang merupakan salah satu teknologi internet yang telah berkembang sejak lama dan yang paling umum dipakai. Selain tu pengembangannya di lakukan dengan Open Source yang diimplementasikan untuk membuat sistem dengan biaya rendah tanpa menurunkan performansinya dan keandalannya.

 

Seiring dengan perkembangan internet (di sini tidak di bahas mengenai perkembangan internet klo mw tw tanya ja Mbah google di www.google.com ^_^), memberi kesempatan untuk di aplikasikan di dunia pendidikan dari pendidikan dasar sampai ke pendidikan tinggi macam anak kuliahan yang notabene ampe lecek bawa buku-buku berat ngalor-ngidul! (maap bukannya bermaksud menyinggung!!).

 

Agar lebih tau mengenai aplikasi di internet, saya mengambilkan sedikit pengetahuan dari mbah Google (upaya e-learning juga!!!).

 

Secara umum aplikasi di internet terbagi menjadi 2 jenis, yaitu sebagai berikut:

  • Synchronous System
    Aplikasi yang berjalan secara waktu nyata dimana seluruh pemakai bisa berkomunikasi pada waktu yang sama, contohnya: chatting, Video Conference, dsb.
  • Asynchronous System
    Aplikasi yang tidak bergantung pada waktu dimana seluruh pemakai bisa mengakses ke sistem dan melakukan komunikasi antar mereka disesuaikan dengan waktunya masing-masing, contohnya: BBS, e-mail, dsb.

Penggunaan sistem aplikasi di atas sangat dimungkinkan dipakai kedua-duanya sekaligus mengingat keduanya memiliki kelebihan dan kekurangan masing – masing. Karena hal ini lebih efektif. Di negara  yang memiliki kondisi jaringan kecepatan tinggi memungkinkan penerapan teknologi multimedia seperti video conference yang dapat digunakan untuk aplikasi e-learning agar tampilan lebih menarik!

 

Pengembang aplikasi seperti ini bisa dilakukan dengan menggunakan software sebagai berikut:

 

Platform OS

Linux

Web Server

Apache+Tomcat

Programming

Java

Script

Java Server Page

Database

MySQL / Postgress

Frame Work

Struts

Development Tool

Eclipse

  

Keuntungan menggunakan software diatas yaitu seluruhnya merupakan Open Source yang bisa didownload secara gratis dari web site masing-masing, sehingga dalam implementasinya bisa ditekan biaya serendah mungkin, tanpa mengurangi realibilitas sistem itu sendiri.

 

Itu tadi merupakan e-learning dengan menggunakan Web. Biasanya di kota – kota besar sudah bisa diterapkan tetapi di desa – desa juga telah diupayakan pengembangannya.

 

Selain penggunaan Web, e-learning juga bisa diterapkan dengan menggunakan televisi. Di Indonesia juga telah di bentuk televisi education yakni TVE dimana menyediakan program – program pembelajaran langsung dari beberapa orang materi pemateri. Sebetulnya TVRI dulu juga memiliki program serupa (sepertinya sekarang juga masih dipertahankan…) seperti fisika ceria dan lain sebagainya (dan kebanyakan sudah lupa karena sudah tiada)… di stasiun televisi swasta ada juga seperti Indosat Galileo (kangen pengen nonton L) yang entah kenapa sekarang telah menghilang dalam gelap.

 

Tetapi berkat bantuan pemerintah sepertinya acara – acara yang bersifat pengetahuan dapat mulai dimunculkan kembali. Setidaknya untuk generasi kita mendatang..

 

Apapun tak kan maju jika tak mau tau

 

 

Sweety Science…

Posted: June 23, 2008 in Science
Teori Bahasa dan Otomata
Apaaan tuch???

 

Dalam dunia ini, semua manusia memerlukan bahasa sebagai alat komunikasi.Bukan hanya manusia saja, tetapi hewan dan tumbuhan bahkan alam pun turut berkomunikasi. Walaupun ada sebagian orang yang tidak dikarunia Allah SWT, Sang Pencipta kita, kemampuan berkomunikasi secara lisan tetapi mereka tetap berusaha berkomunikasi juga yaitu dengan menggunakan bahasa isyarat. Di dunia fauna pun bahasa juga tak kalah penting. Lihat saja seperti lumba – lumba. Dia mengeluarkan semacam sinyal (gelombang ultrasonik) yang dapat digunakan untuk berkomunikasi dengan sesamanya bahkan kadang mampu mengerti sedikit bahasa manusia. Sedangkan di dunia flora terjadi komunikasi juga antar organ penting dalam tumbuhan itu sendiri dengan menggunakan zat – zat semacam hormon.
Nah bahasa juga kan? Walaupun dengan bahasa yang hanya dimengerti oleh dunia masing – masing makhluk tetapi semuanya menggunakan bahasa sebagai alat komunikasi. Entah yang berbentuk bahasa lisan, bahasa isyarat ataupun berbagai macam jenis bahasa lain.
Memang hidup di dunia ini tanpa komunikasi bahasa bagai hidup di kegelapan. Tiada yang bersosialisasi sesama manusia,tiada canda,tawa, tangis,perang pokoknya sepi dah…
Untuk itulah diperlukan bahasa. Apalagi di dunia yang menuntut kemajuan ilmu pengetahuan diperlukan sesuatu yang bisa membantu umat manusia dalam menjalankan aktivitas hidupnya. Salah satunya adalah teknologi yang berbasis pada komputerisasi yang semakin merambah ke berbagai bidang.
Oleh karena itu, berikut ini akan dipaparkan sekilas mengenai bahasa yang berhubungan dengan dunia manusia khususnya yang berhubungan dengan dunia komputer (mesin ‘kan juga pengen bisa berbahasa hehehe…).
Bagaimana membuat sebuah mesin bisa ‘ngomong’!!!

 

Apakah bahasa itu?

 

Bahasa adalah struktur yang dikendalikan sekumpulan aturan tertentu, semacam mesin untuk memproduksi makna. Akan tetapi seperti setiap mesin hanya terdapat kemungkinan terbatas bagi setiap orang dalam menggunakannya.

Dalam bahasa disediakan pembendaharaan kata atau tanda (vocabulary), serta perangkat aturan bahasa (grammar, sintaks) yang harus dipatuhi jika hendak menghasilkan sebuah ekspresi yang bermakna.

Proses Kemampuan Pemahaman Bahasa

Hipotesis Noam Chomsky menggugat postulat John Locke (tokoh empirisme) yang menyatakan segala pengetahuan yang dimiliki manusia berasal dari rangsangan-rangsangan luar (pengalaman) yang ditangkap oleh indera-indera manusia, sehingga meniadakan pengetahuan apriori (pengetahuan yang langsung tertanam di manusia)
Noam Chomsky menyandarkan pada pemahaman bahasa sebagai sesuatu yang bersifat khas dan bawaan (tertanam) pada manusia sejak lahir.

Secara khusus Chomsky dipengaruhi Descartes tentang bahasa dan pikiran yang terikat begitu erat sehingga pengetahuan tentang bahasa bisa membuka pengetahuan tentang pikiran manusia.

Secara mendasar bahasa adalah bagian psikologi manusia yang dipahami sebagai teori tentang kemampuan pikiran manusia berupa ungkapan dari subjek psikologi.

Chomsky dan para ahli bahasa telah mengamati anak kecil mampu menjadi lancar berbahasa lebih cepat dan mudah dibanding “algoritma belajar berbahasa”.

Sehingga para ahli bahasa membuat hipotesis otak berisi/memuat suatu “mesin bahasa umum”. Kemudian selama masa awal pertumbuhan anak, terjadi pertemuan dengan bahasa sehari-hari yang mengubah mesin bahasa umum menjadi mesin bahasa partikular (tertentu) ke bahasa spesifik.

Sejarah Otomata dan Teori Bahasa

Otomata bermula sebelum komputer ada pada teori di bidang sistem logika matematika atau formal, ilmuwan David Hilbert telah mencoba menciptakan algoritma umum untuk pembuktian (seluruh) persoalan matematika secara otomatis yaitu mampu menentukan salah benarnya sembarang prosisi matematika.

Tahun 1931, Kurt GÖdel mempublikasikan teori ketidaklengkapan dimana membuktikan prosedur/algoritma yang dikehendaki David Hilbert tersebut tidak akan pernah ada.

GÖdel membangun rumus di kalkulus predikat yang diterapkan pada bilangan bulat yang memiliki pernyataan-pernyataan definisi yang tidak dapat dibuktikan maupun dibantah di dalam sistem logika yang mungkin dibangun manusia.

Formalisasi argumen teorema ketidaklengkapan GÖdel ini berikut penjelasan dan formalisasi selanjutnya dari prosedur efektif secara intuisi merupakan salah satu pencapaian intelektual terbesar abad 20, yaitu abad dimana formalisasi berkembang semarak.

Pengembangan teori otomata, komputasi dan teori bahasa berikutnya difasilitasi perkembangan bidang psyco-linguistic. Bidang psyco-linguistic berupaya menjawab pertanyan-pertanyan berikut:
– Apakah bahasa secara umum?
– Bagaimana manusia mengembangkan bahasa?
– Bagaimana manusia memahami bahasa?
– Bagaimana manusia mengajarkan bahasa ke anak-anaknya?
– Apa gagasan-gagasan yang dapat dinyatakan dan bagaimana caranya?
– Bagaimana manusia membangun kalimat-kalimat dari gagasan-gagasan yang berada di pikirannya?

Sekitar tahun 1950-an, Noam Chomsky menciptakan model matematika sebagai sarana untuk mendeskripsikan bahasa serta menjawab pertanyaan-pertanyaan di atas. Saat ini dimulai pendalaman bidang bahasa komputer.

Perbedaan antara bahasa komputer dan bahasa manusia adalah sampai sekarang belum diketahuinya bagaimana cara manusia mengartikan bahasa, sementara dengan pasti dapat mengartikan bahasa pada komputer.

Noam Chomsky mengemukakan perangkat format disebut grammar untuk memodelkan properti-properti bahasa.

Grammar berisi sejumlah aturan serta menspesifikasikan bahasa tertentu.

Bahasa berisi semua string yang dapat dihasilkan menggunakan aturan-aturan grammar.

Meski pembahasan Chomsky terutama ditujukan untuk bahasa alami, grammar mempunyai nilai/manfaat sangat besar di ilmu informatika/komputer karena pencapaian ini digunakan untuk mendeskripsikan dan mendefinisikan sintaks bahasa pemrograman dan bahasa-bahasa formal lainnya.

Grammar diterapkan pada perancangan kompilator dan bidang-bidang di ilmu komputer.

McCulloch dan Pitts mengemukakan Mesin Abstrak sederhana yaitu finite automata untuk memodelkan neuron nets.

Finite automata juga digunakan untuk merancang switching circuit. Studi mengenai teori otomata terkait bidang-bidang lain di ilmu komputer.

Kemudian ekivalensi antara finite automata dan ekspresi reguler (reguler expression) dikemukakan Stephen Kleene. Sejak saat itu teori bahasa dikaitkan secara erat dengan teori bahasa formal. ubungan teori otomata dan teori pengkodean (coding theory) juga banyak diteliti.

Turing machine seperti komputer modern saat ini dapat mengolah (simbol-simbol di tape) dan mengahasilkan keluaran (simbol-simbol yang berada di tapenya setelah berakhirnya sebarisan pergerakkan) merupakan karya teoritis dari Alan Turing.

Karena banyak yang berperan pada pengembangannya, bidang teori ini diberi aneka ragam nama yaitu:
– teori otomata (theory of automata)
– teori bahasa formal (theory of formal language)
– teori mesin turing (theory of Turing machine).

Teori Bahasa

Teori Bahasa adalah konsep-konsep pada “string alpabet V” dalam penyambungan karakter-karakter alpabet untuk membentuk suatu makna (bahasa).

– Alpabet

Adalah himpunan simbol (karakter) tak kosong yang berhingga. Alpabet digunakan untuk membentuk kata-kata (string-string) di bahasa. Bahasa dimulai dengan alpabet. Pada beberapa buku, alpabet dilambangkan dengan Σ

Istilah huruf, karakter dan simbol adalah sinonim menunjukkan elemen alpabet. Jika simbol berbaris bersebelahan, maka diperoleh “string simbol”. Istilah kalimat, kata dan string adalah sinonim

Contoh :
{a,b} -> Himpunan yang terdiri dari simbol “a” dan “b”.

– Penyambungan (Concatenation – o)

Penyambungan dilakukan pada 2 karakter atau lebih membentuk 1 barisan karakter (string simbol).

Contoh :
‘a’ o ‘b’ = ‘ab’
‘ab’ o ‘baab’ = ‘abbaab’

– String pada alpabet V
Karakter atau barisan karakter pada alpabet V dibentuk dari penyambungan karakter pada alpabet V.

String pada alpabet V adalah deretan (sekeun) simbol dari V dimana perulangan simbol diijinkan.

Contoh :
V = {a,b,c,d}
String pada alpabet V antara lain -> ‘a’,’abcd’,’bbba’

Pemangkatan
Penyambungan dapat dianggap sebagai perkalian karena biasanya penulisannya adalah bila x dan y string, maka x o y adalah xy. sehingga pemangkatan dapat digunakan

VoV = VV = V2 —-> Panjang string = 2
VoVoV = V2oV=V3 -> Panjang string = 3
VoVoVoV = N4 —-> Panjang string = 4
VoVoVo…oV=Vn —> Panjang string = n

Vk = VoVoVo…oV
adalah himpunan string dengan panjang k, masing-masing simbol adalah alpabet V

V* = {ε} U V+ (Kleene closure)
adalah string pada V, termasuk string kosong dimana ε string kosong (string tanpa simbol)
ε mempunyai sifat identitas, yaitu:
ε o x = x
x o ε = x

V+ = V1 U V2 U V3 U … (Positive closure)
adalah himpunan string pada V, tidak ada string kosong didalamnya.

V0 = {ε}
adalah himpunan yang isinya hanya string kosong, dimana String kosong ε tidak sama dengan himpunan kosong ø

Maka ‘bbba’ dapat ditulis ‘b3a’

Panjang String
Panjang string dilambangkan |w| dimana panjang string adalah jumlah simbol di dalam string bukan pada alpabet dan pengulangan kemunculan simbol dihitung.

Contoh:
|ε| = 0
|a| = 1
|aa| = 2
|aaa| = 3
|aaab| = 4

Otomata

Otomata adalah mesin abstrak yang menggunakan model matematika, tetapi matematika yang digunakan benar-benar berbeda dibanding matematika klasik dan kalkulus. Model yang digunakan adalah model mesin state (state machine model) atau model transisi state (state transition model).

Terdapat 3 model komputasi pada teori otomata.
– Finite automata
– Pushdown automata
– Turing Machine

Memori Otomata

Otomata dibedakan berdasarkan jenis memori sementara yang dimilikinya, yaitu:

– Finite automata (FA)
Tidak memiliki memori sementara. Finite automata adalah kelas mesin dengan kemampuan-kemampuan paling terbatas.

– Pushdown automata (PDA)
Memiliki memori sementara dengan mekanisme LIFO (Last In, First Out). Mesin ini lebih ampuh karena bantuan keberadaan stack yang dipandang sebagai unit memori.

– Turing Machine (TM)
Memiliki memori dengan mekanisme pengaksesan acak (Random akses memori). Pada Turing Machine terdapat memori yang berupa ‘pita’ yang dapat ditunjukkan posisinya melalui ‘head’ yang dapat bergerak ke kanan dan ke kiri. Turing Machine merupakan model matematika untuk komputer saat ini.

Bagaimana? Rumitkah?
Sekilas tadi merupakan sedikit pengetahuan mengenai bahasa dan otomata. Apabila berminat dapat melanjutkan pemahaman lewat mbah Google yang siap sedia mencarikan alamat – alamat referensi yang dibutuhkan.
Membuat sebuah mesin bisa ‘ngomong’ cukup bikin pusing, meriang bahkan gak bisa tidur berhari – hari. Bingung memikirkan bagaimana memerintahkan suatu mesin yang notabene benda mati bisa ‘ngomong’ dengan kita. Untung saja berbagai pihak yang ahli dan pakar bisa mengatasinya dengan membuatkan programming language (yang semakin tahun semakin hebat rancangannya) yang mana memudahkan manusia golongan setengah awam dapat ‘ngomong’ dengan komputer yang bebalnya kadang minta ampun (Tapi berkat dia juga kita bisa ngerjakan tugas kuliah yang bejibun! Hehe…).
Selain itu juga hendaknya kita bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, Allah SWT yang menciptakan kita dengan ‘mesin khusus’ di otak kita yang bisa mengerti berbagai bahasa di dunia ini.
Alhamdullilah…

Sumber: Global Komputer dengan beberapa pengubahan serta sedikit tambahan dari setumpuk buku otomata yang lagi nganggur di kost

 

 

Tanpa bahasa…tiada canda, tawa, tangis, perang pokoknya sepi dah…

 

 

 

 

 

 

Welcome in My Blog!!!

Posted: June 10, 2008 in Uncategorized

Selamat datang!!!

Di sini inoya akan berbagi pengalaman, kisah – kisah unik dan aneh serta pengetahuan – pengtahuan yang mungkin sempat diposting baik sengaja maupun tanpa sengaja nangkring and nongkrong di blog nii…

bagi yang baru pertama lihat … met datang ja …

met berbagi dan membagi ilmu dan pengalaman …